5 Alasan Chelsea Akan Kalahkan Barcelona

Salah satu pertandingan yang cukup dinanti di babak 16 besar Liga Champions adalah Chelsea vs Barcelona. Juara bertahan Premier League akan menghadapi pimpinan klasemen La Liga dalam dua pertemuan untuk melangkah ke babak perempat final.

Chelsea kesulitan menemukan konsistensi musim ini dan tidak terlihat solid di belakang seperti musim lalu. Sementara itu, Blaugrana melakukan pergantian pelatih di musim panas dengan mendatangkan Ernesto Valverde dan sedang menjalani salah satu musim terbaik mereka sejauh ini.

Lionel Messi dan Luis Suarez sedang dalam performa terbaik mereka di depan gawang lawan. Meskipun begitu, Chelsea sebaiknya tidak perlu takut kepada Barcelona dan The Blues punya kesempatan besar untuk menyakiti raksasa La Liga tersebut.

Berikut ini lima alasan mengapa Chelsea akan mengalahkan Barcelona seperti dilansir Sportskeeda.


Trofi Besar Tersisa
Setelah secara mengejutkan menyelesaikan musim di peringkat 10 pada musim 2015/16, Chelsea mampu bangkit dengan memenangkan Premier League di musim 2016-17. Dengan demikian, The Blues memasuki Liga Champions musim ini dengan ekspektasi besar.

Namun, Chelsea mengalami musim yang kacau setelah tertinggal 19 poin dari 27 laga dari pimpinan klasemen Manchester City. Mereka juga sudah tersingkir dari Carabao Cup di babak semifinal melawan Arsenal dan akan menjalani pertandingan tandang yang sulit melawan Leicester City di perempatfinal FA Cup. Dengan demikian, Liga Champions merupakan trofi besar yang tersisa bagi Chelsea, sebuah trofi yang terakhir kali diraih pada tahun 2012.

Sementara itu, Barcelona tampil hebat di La Liga dengan keunggulan tujuh poin atas Atletico Madrid dan sudah berada di final Copa del Rey. Meski kompetisi Eropa menjadi suatu keharusan bagi Blaugrana, mereka tidak punya alasan yang sama dengan Chelsea untuk tampil habis-habisan di sana.


Sejarah
Chelsea vs Barcelona adalah salah satu pertandingan yang populer di Liga Champions dan kedua klub sudah saling berhadapan 12 kali sejak pergantian abad ini. Dalam pertandingan tersebut, The Blues sedikit lebih unggul dengan meraih empat kemenangan dan lima kali imbang sementara raksasa Spanyol hanya menang tiga kali.

Menariknya, tim London tidak terkalahkan dalam tujuh pertemuan terakhir mereka dengan Barcelona. Sementara itu raksasa La Liga hanya pernah mengalahkan Chelsea pada tahun 2000, 2005 dan 2006.

Barcelona akan menghadapi kunjungan yang sulit di Stamford Bridge dan Chelsea lebih unggul secara psikologis.


Kryptonite Messi
Lionel Messi mempunyai kemampuan dan catatan mencetak gol yang luar biasa. Pemain Argentina itu merupakan salah satu pemain terbaik di dunia dan apa yang dilakukannya di lapangan seperti manusia super.

Namun, dalam delapan pertemuan, pemain berusia 30 tahun itu gagal mencetak gol ke gawang Chelsea. Bagi pemain yang memegang rekor mencetak gol yang tak terhitung banyaknya untuk Barcelona, di La Liga dan juga di Liga Champions, ini adalah statistik yang sangat menarik. Buat Chelsea, ini adalah sesuatu yang sangat menguntungkan.

Permainan Barcelona sangat bergantung pada La Pulga dan ia berada dalam performa yang hebat musim ini. Messi sudah mencetak 27 gol sejauh musim ini agar bisa merebut kembali Ballon d'Or dari sang rival Cristiano Ronaldo. Namun, ketidakmampuan Messi menjebol gawang Chelsea bisa jadi kutukan dan bintang Barcelona itu mendapat tekanan besar untuk mematahkan kutukan tersebut.

Dengan demikian, tim London mungkin adalah satu-satunya klub yang tahu bagaimana meredam bintang utama Blaugrana tesebut. Jika mereka bisa melakukannya lagi, maka peluang mereka untuk menuju ke perempatfinal semakin meningkat.


Eden Hazard
Bukan hanya Chelsea yang perlu mewaspadai talenta lawan karena salah satu dari mereka bisa mengubah pertandingan seorang diri. Eden Hazard masih menjadi salah satu pemain top di Premier League dan ketika berada dalam performa terbaik, hampir tidak ada bek di dunia yang bisa menghentikannya.

Bintang Chelsea itu sedang onfire dalam beberapa pekan terakhir dengan mencetak enam gol dari enam pertandingan terakhirnya di liga, bermain sebagai pemain sayap kiri atau sebagai pemain depan. Kini, mengingat bahwa bek kanan utama Barcelona di Liga Champions, Nelson Semedo, akan absen pada leg pertama karena skorsing, tim Spanyol punya alasan yang kuat untuk khawatir.

Pengganti Semedo kemungkinan besar adalah Sergi Roberto, yang posisi alaminya adalah gelandang. Jadi, jika Hazard memulai di sebelah kiri dengan Alvaro Morata atau Olivier Giroud di depan, maka pemain Belgia itu bisa mengantarkan Chelsea meraih hasil positif sebelum pertandingan leg kedua.


Antonio Conte
Jika Chelsea memiliki peluang bagus untuk mengalahkan Barcelona, maka semuanya bermuara pada manajer mereka Antonio Conte. Meski masa depan pria Italia itu di Stamford Bridge tidak pasti, The Blues membutuhkan semua gairah, pengalaman, dan taktik Conte jika mereka ingin mengalahkan pimpinan klasemen La Liga.

Sistem serangan balik 3-5-2 yang diterapkan Cinte adalah anti-tesis untuk permainan Barcelona yang berbasis penguasaan bola dan manajer berusia 48 tahun itu memiliki pemain yang tepat untuk menjalankan sistem tersebut dan ia sudah pernah sukses sebelumnya. Di Euro 2016, Italia mengalahkan salah satu favorit turnamen, Spanyol, dengan skor 2-0. Saat itu, Azzurri diarsiteki oleh Conte sendiri.

Gaya permainan Spanyol berasal dari gaya permainan Barcelona. Meskipun telah ada pergantian pelatih dari Luis Enrique hingga Ernesto Valverde, permainan tim Catalan masih tetap sama pada intinya. Dengan demikian, Conte dan Chelsea punya senjata untuk menghadapi ancaman Barcelona meski ada Lionel Messi dan Luis Suarez.

Barisan belakang yang terdiri dari pemain seperti Cesar Azpilicueta dan Andreas Christensen bisa bertahan dan melancarkan serangan. N'Golo Kante tetap menjadi perusak yang hebat dan bisa mengganggu pergerakan Andres Iniesta dan Ivan Rakitic atau Paulinho. Eden Hazard bisa menjadi ancaman yang besar bermain sebagai penyerang sisi kiri atau sebagai second striker. Salah satu dari Alvaro Morata atau Olivier Giroud sangat mahir dalam duel udara dan bisa menjadi ancaman nyata dalam situasi bola mati.

Conte memiliki taktik dan personil yang dibutuhkan untuk mengalahkan Barcelona dan jika dia bisa memimpin pasukannya dalam salah satu pertandingan terbesar musim ini untuk lolos ke perempat final.


Sumber: Bola.net