Tiga Fakta Menghebohkan Tentang Rumah Messi

Bintang Barcelona, Lionel Messi, memiliki rumah mewah di wilayah Bellamar, Castelldefels. Ada sejumlah cerita menghebohkan nan menarik yang melibatkan rumah penyerang asal Argentina itu.

Bellamar merupakan salah satu kawasan mewah di Castelldefels, Barcelona. Sejumlah pesepakbola papan atas dunia memiliki rumah di kawasan itu, tidak hanya Messi.

Setidaknya ada empat pesepakbola Barcelona yang tinggal atau punya rumah di Bellamar. Selain Messi ada nama Luis Suarez, Ivan Rakitic, hingga yang terakhir bergabung adalah Philippe Coutinho. Neymar juga pernah punya rumah di Bellamar.

Berikut ini tiga cerita menghebohkan yang berkaitan dengan rumah Messi:

1. Harga Selangit

Rumah tiga lantai milik Messi di Bellamar diklaim Daily Mail berharga €7 juta atau setara Rp118 miliar. Rumah bergaya mediterania itu memiliki sejumlah fasilitas pendukung seperti gimnasium dan kolam renang. Hampir di sekelilingnya memiliki teras terbuka dan memiliki jendela panorama yang besar.

2. Beli Rumah Tetangga

Messi sempat kesulitan tinggal di Bellamar. Hal itu dikarenakan ada tetangga pemain 30 tahun itu yang gemar membuat suara berisik. Messi pun kemudian memutuskan untuk membeli rumah tetangganya agar keluarganya bisa hidup dengan nyaman.

Kabar Messi membeli rumah tetangganya diungkapkan rekan setim Messi di Barcelona, Ivan Rakitic.

"Saya tidak pernah punya masalah dengan tetangga. Tidak seperti Messi di Castelldefels. Dia harus membeli rumah dari tetangga karena mereka sangat berisik, dengan begitu Messi bisa hidup tenang," ujar Rakitic kepada media Kroasia Novi List.

3. Pesawat Dilarang Melintas

Agar Messi dan keluarganya tidak terganggu, pesawat dilarang melintas di atas rumah La Pulga di Bellamar. Klaim itu diungkapkan Presiden maskapai penerbangan asal Spanyol Vueling, Javier Sanchez-Prieto, setelah usaha pihaknya untuk membangun terminal dan landasan pacu baru gagal terwujud.

"Rencana itu batal karena Anda tidak boleh terbang di atas tempat Messi tinggal. Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya di dunia," ujar Sanchez-Prieto dikutip dari Marca. 


Sumber: cnnindonesia.com