5 Transfer Pemain Terburuk di Barcelona yang Bikin Messi Kecewa


Setelah kekalahan dari AS Roma baru-baru ini, sangat relevan untuk melihat faktor-faktor yang menyebabkan kejatuhan Barcelona di Liga Champions. Kelelahan, kurangnya rotasi skuat dan pemain cadangan yang biasa-biasa saja adalah beberapa dari sekian banyak alasan yang menyebabkan mereka tumbang di Stadio Olimpico.

Apakah Ernesto Valverde saja yang harus disalahkan? Luis Enrique mungkin juga harus ikut bertanggung jawab karena kurang efektif di bursa transfer selama dua musim terakhirnya di klub.

Ketika Enrique mengambil alih Barcelona pada tahun 2014, dia punya tugas berat untuk membangun kembali tim Catalan yang sudah tua. Namun, selama beberapa musim bersama tim Catalan, ada pemain yang ia rekrut tidak bisa memenuhi harapan.

Berikut ini lima pembelian terburuk Luis Enrique selama di Barcelona seperti dilansir Sportskeeda.

1. Aleix Vidal

Pada akhir musim 2014-15, Dani Alves mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Jadi Enrique memutuskan untuk mendatangkan pemain baru untuk mengembalikan kualitas di sektor bek kanan.

Vidal sedang dalam performa terbaiknya untuk Sevilla di La Liga musim itu. Dia terlihat seperti pilihan yang bagus mengingat pengalamannya di La Liga dan direkrut dengan biaya sebesar 17 juta euro.

Dia memulai dengan baik di Barcelona, tetapi cedera menghambat perkembangannya. Alves dijual ke Juventus pada musim berikutnya dan posisi bek kanan menjadi rebutan. Tapi Vidal tidak mampu mengamankan tempat di sana sehingga Barca dalam situasi yang sangat sulit.

Vidal kehilangan tempatnya dari Sergi Roberto dan hanya bisa memainkan 15 penampilan selama tiga musim bersama tim Catalan. Kedatangan Nelson Semedo di musim panas semakin membatasi peluang Vidal. Alhasil, peluang Vidal untuk meninggalkan Barca pada musim depan semakin meningkat.

2. Denis Suarez

Setelah tampil luar biasa untuk Villareal pada musim 2015-16, Denis Suarez dibeli kembali oleh Barcelona dengan mengaktifkan klausul buy-back. Dia menjadi starter dalam 12 pertandingan La Liga untuk Barcelona pada musim berikutnya tetapi gagal tampil mengesankan.

Setelah kedatangan Ernesto Valverde, Suarez hanya menjadi starter tiga kali dan sebagian besar bermain sebagai pemai pengganti. Kedatangan Coutinho di bulan Januari semakin mengurangi kesempatannya untuk masuk ke tim utama. Dengan Napoli tertarik merekrutnya, Suarez kemungkinan besar akan meninggalkan Camp Nou pada akhir musim.

3. Lucas Digne

Bek kiri asal Prancis ini dibeli dari PSG dengan total 16,5 juta euro. Dia dianggap sebagai pesaing untuk Jordi Alba di sayap kiri. Pada saat itu, dia sudah menjadi starter 32 kali di Serie A untuk Roma pada musim 2015-16 saat dipinjamkan ke klub Serie A tersebut.

Saat kedatangannya, Digne tampak seperti prospek panas. Dengan kekuatan dan energinya, sepertinya dia akan memberikan persaingan kepada Alba untuk posisi bek kiri. Tapi dia tidak bisa memenuhi potensinya. Meski mendapat kesempatan karena cedera yang dialami Alba, Digne tidak bisa mengamankan posisinya.

Digne mungkin memang sudah tidak punya tempat mengingat Valverde ingin mencari bek kiri berkualitas yang bisa berbagi beban kerja dengan Alba. Meski masih punya waktu di klub, pemain Prancis ini mungkin memang harus mencari klub baru agar bisa mendapat kesempatan bermain rutin.

4. Paco Alcacer

Alcacer direkrut sebagai pelapis trio MSN dengan biaya sebesar 30 juta euro dari Valencia pada 2016. Pemain Spanyol tampil mengesankan dengan mencetak 13 gol di La Liga pada musim terakhirnya untuk Valencia. Dia tampak seperti pembelian yang masuk akal.

Tapi dia tidak bisa tampil reguler di tim utama Barcelona. Torehan 14 gol dalam dua musim bukan statistik yang hebat bagi seorang striker. Ketika dimainkan, dia bisa mencetak gol dalam beberapa kesempatan, tetapi dia tidak memiliki kualitas yang cukup untuk menembus tim utama Barcelona.

Dia kurang konsisten dan tak bisa menjadi pembeda dalam pertandingan besar. Mengingat biaya transfernya yang besar, ia jelas sudah membuat Barcelona kecewa.

5. Andre Gomes

Direkrut dari Valencia dengan biaya 35 juta euro, pemain muda Portugal ini diperkirakan bisa menjadi pemain reguler di lini tengah. Banyak yang terkesan dengan bakat Gomes saat ia masih bermain di Valencia.

Selama dua musim sejauh ini di klub, dia tampak tidak percaya diri dan sering tampil buruk dalam pertandingan besar. Dia seperti tidak menambah sesuatu yang baru ke Barcelona.

Pada musim pertamanya, ada yang merasa jika diberikan waktu yang cukup, dia akan menunjukkan peningkatan. Seiring berjalannya waktu, Gomes mungkin memang tidak cukup bagus untuk menjadi starter reguler di Barcelona.

Gomes masih punya waktu untuk memperbaiki penampilannya dan tampil bagus seperti saat di Valencia. Jika tidak, dia akan menjadi pemain pertama yang harus dilepas oleh Valverde pada akhir musim ini


Sumber : bola.net