Bukti Gol Messi Jadi Candu bagi Barca di UCL ini Bikin Takjub


Kandidat terkuat juara La Liga musim ini, Barcelona, secara mengejutkan tersingkir di babak perempat final Liga Champions, setelah menelan kekalahan 3-0 dari AS Roma di pertandingan leg kedua di Stadio Olimpico, Rabu (11/4) dini hari WIB. Padahal, tim besutan Ernesto Valverde itu digadang-gadang menjadi favorit untuk lolos ke babak selanjutnya, setelah unggul 4-1 di leg pertama.

Adalah Edin Dzeko, yang mengilhami kebangkitan i Giallorossi di leg kedua, dengan golnya di menit ke-6, sebelum Daniele De Rossi membayar kesalahannya di leg pertama dengan mencetak gol dari titik putih di menit ke-58, setelah Gerard Pique menjatuhkan Dzekon di area terlarang.

Kemudian, Kostas Manolas, yang juga mencetak gol bunuh diri di pertandingan leg pertama, turut mencatatkan namanya di papan skor untuk mengantarkan AS Roma melaju ke babak semifinal Liga Champions.

Dan perlu diketahui, bahwa di pertandingan ini, bintang andalan Barcelona, Lionel Messi, sama sekali tidak dapat berbuat banyak, bahkan mencetak gol. Hal itu mengindikasikan bahwa Barca tampak sangat tergantung dengan permainan terbaik Messi. Bahkan, Barca memiliki tren buruk di Liga Champions, di mana mereka selalu tersingkir saat Messi tidak mencetak gol. Dan tampaknya tren tersebut berlanjut, saat mereka disingkirkan AS Roma di babak perempat final.

Dan berikut adalah daftar musim, saat Barca tersingkir dari Liga Champions sejak debut Messi di tim utama:

Musim 2006/07 – Babak 16 Besar, Agregat 2-2 vs Liverpool, kalah agresivitas gol away.
Musim 2007/08 – Semifinal, Kalah agregat 1-2 dari Manchester United.
Musim 2009/10 – Semifinal, Kalah agregat 2-3 dari Inter Milan.
Musim 2011/12 – Semifinal, Kalah agregat 2-3 dari Chelsea.
Musim 2012/13 – Semifinal, Kalah agregat 0-7 dari Bayern Munchen.
Musim 2013/14 – Perempat final, Kalah agregat 1-2 dari Atletico Madrid.
Musim 2015-16 – Perempat final, Kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid.
Musim 2016/17 – Perempat final, Kalah agregat 0-3 dari Juventus.
Musim 2017/18 – Perempat final, Agregat 4-4 vs AS Roma, kalah agresivitas gol tandang.


Sumber : sumberbola